Kemiskinan, BPS NTB: Kabupaten Sumbawa Lebih Banyak Dari Kabupaten sumbawa Barat -->
Cari Berita

Advertisement

Kemiskinan, BPS NTB: Kabupaten Sumbawa Lebih Banyak Dari Kabupaten sumbawa Barat

Kamis, 16 Agustus 2018

Foto: ilustrasi Kemiskinan. 

Indikatorsumbawa.com - kemiskinan menjadi suatu permasalahan Negara serta daerah, tentu setiap daerah memiliki visi dan misi untuk menghapus kemiskinan, sehingga setiap warga negara memiliki hak sama untuk menikmati bernegara, sesuai amanat pancasila dalam poin ke tiga, keadilan sosial bagi seluruh rakyak indonesia, Kamis, (16/08/18).

Tentu Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach) sedangkan Sumber data utama yang dipakai adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Panel Modul Konsumsi dan Kor.

Tak terkecuali di NTB, sampai saat ini kemiskinan menjadi persoalan pertama, dalam Data yang di himpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) NTB yang di upgrade pada tanggal 14 September 2017, data terakhir untuk angka kemiskinan pada tahun 2016.

Disini indikator sumbawa cuma mengambil 2 sampel antara Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kedua kabupaten ini, akan di bandingkan angka kemiskinan pada tahun 2016, karena untuk data 2018 belum keluar.

Dalam angka data paling banyak Kemiskinan, BPS NTB dari 2 kota dan 8 kabupaten, kabupaten Sumbawa berada di posisi ke 5 setelah Kabupaten Lombok timur, Lombok barat, Lombok tengah dan kabupaten Bima, sedangkan KSB berada di posisi ke 9 dari 10 kabupaten/kota.

Data kemiskinan Kabupaten Sumbawa berada di angka 71.660 jumlah jiwa, sedangkan KSB di angka 22.470 jumlah jiwa. Artinya bahwa jika di lihat dari angka itu, maka jumlah miskin masyarakat Kabupaten Sumbawa tiga kali lipat dari KSB.

Itulah data kemiskinan di kabupaten Sumbawa dan Sumbawa barat. Tentu persoalan kemiskinan adalah permasalahan serius, masalah kemanusiaan, serta butuh kerja-kerja semua elemen masyarakat untuk menjawab tantangan ini, terkhusus untuk pemerintah Gubernur dan Bupati kabupaten masing-masing.

Reporter: Muslimin
Editor     : Syamsul B