Malang Darurat Korupsi, Ketua SEFA Ekonomi UMM: Desak Mahasiswa Turun Aksi Cabut Mandat DPRD -->
Cari Berita

Advertisement

Malang Darurat Korupsi, Ketua SEFA Ekonomi UMM: Desak Mahasiswa Turun Aksi Cabut Mandat DPRD

Selasa, 04 September 2018

Foto: ilustrasi korupsi (serangtimur.net)
Indikatorsumbawa.com - komisi pemberatasan korupsi (KPK) baru saja mengumumkan 22 orang anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi. Hingga kini, total ada 41 anggota DPRD Malang yang menjadi tersangka dari jumlah 45 anggota DPRD yang ada, kota Malang, Selasa (04/09/18).

Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga. Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK ini membuat Angga Pratama selaku ketua Senat Mahasiswa Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini angkat bicara.

"kali ini apa yang telah terjadi di DPRD Kota malang sudah tidak bisa dibiarkan apalagi ini menjelang momentum tahun politik 2019, kita harus turun jalan untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat untuk tidak memilih wakil Rakyat yang suka Korup agar kota malang bebas dari korupsi," ucapnya. 

Angga melanjutkan bahwa fenomena ini akan dibahas secara mendalam karena sudah kelewatan. 

"Sejauh ini kami akan mengkonsolidasi kekuatan untuk turun jalan cabut mandat DPRD karena ini sudah sangat menciderai apa yang kemudian menjadi tugas mereka sebagai wakil rakyat, bukan mengurus semua persoalan yang terjadi di rakyat malah memakan uang rakyat," Lanjut pria yang sering disapa Angga ini.

Angga berharap untuk organisasi mahasiswa ekstra kampus untuk merapatkan barisan. 

"Selanjutnya kami akan melakukan komunikasi dengan lembaga intra kampus UMM maupun organisasi Ekstra kampus (HMI,PMII,KAMMI) untuk bentuk aliansi dengan menyuarakan apa yang terjadi di Kota Malang Terkait persoalan korupsi ini karena ini sudah masuk zona merah," tutur Angga. 

Reporter: Muslimin
Editor     : Reza P