Fashion Show Sail Moyo Tambora 2018, Di Hujani Kecaman -->
Cari Berita

Advertisement

Fashion Show Sail Moyo Tambora 2018, Di Hujani Kecaman

Jumat, 14 September 2018

Paragawati fashion show sail moyo tambora 2018 (foto: Agus Adrianto).
Indikatorsumbawa.com - fashion show yang di gelar pada kegiatan sail moyo tambora 2018 banyak mengundag kecaman dari masyarakat Sumbawa, Jumat (14/09/18).

"Miris, jauh dari adat samawa kita itu gaya orang barat, mana ya tonton kebanyakan anak pelajar pula,  udah gitu acara diselenggarakan dijalan pula mengganggu pengguna jalan, dan ini hasilnya, astaga", tulis Rilis samawa. 

Fashion show tersebut di adakan di jembatan saleh, moyo dan tambora (samota) yang merupakan salah satu tempat kegiatan sail moyo tambora 2018.

Banyak netizen yang menyayangkan dan mempertanyakan maksud dan tujuan dari parawagawati yang memekai baju sobek ala orang Amerika. 

"Kemaren kesana sih, aku kira yang fashion show make hasin tenunan atau karya anak daerah terus di desain gimana gitu biar menarik perhatian, ternyata  gitu-gitu aja sih, modelnya pakai pakaian biasa aja trus catwalk di jembatan", tulis Harnianti Teres.

Selanjutnya Slamet menyatakan bahwa mengadakan fashion show di atas jalan melanggar UU.

"Penyelenggaraan Fashion show diatas jalan khusus jembatan smota, terindikasi menabrak/melanggar undng-undang no 38 tahun 2004 tentang jalan", tulisnya. 

Fely wanjaya juga menambah bahwa fashion show tersebut adalah bentuk penjajahan bangsa barat terhadap bangsa timur. 

"Goalnya adalah penguatan budaya Liberal yg kebarat-baratan untuk mengikis adat dan budaya ketimuran, terutama adat dan budaya tanah samawa intan bulaeng yg katanya kuno dan ketinggalan jaman", ucapnya. 

Agus Adrianto menulis di status facebooknya sebagai bentuk kekecewaan terhadap panitia sail moyo tambora 2018.

"Di saat Allah sedang menegur kita, festival sail moyo yang di bangga-banggakan pemda Sumbawa malah menampilkan parade yg jauh dari nuansa ke SAMAWA-an. Panitia tidak memahami esensi dasar ke sumbawaan yg bersendikan kitabullah, sail moyo tambora kebablasan", tulisnya. 

Reporter: Muslimin
Editor     : Muhammad Surya S.