Pasar Desa Berare, Alih Fungsi Jadi Kandang Sapi -->
Cari Berita

Advertisement

Pasar Desa Berare, Alih Fungsi Jadi Kandang Sapi

Senin, 03 September 2018

Foto: Kondisi pasar Berare, huruf-huruf mulai berguguran. 
Indikatorsumbawa.com - Alih fungsi pasar menjadi kandang sapi di desa Berare, kecamatan Moyo hilir, kabupaten Sumbawa,  Senin (03/09/18).

Gilang ramadhan menanyakan fungsi pasar di desanya, seperti yang di muat oleh indikator sumbawa news. 

"Pasar Berare dibuat sebenarnya untuk berdagang, tapi seperti yang kita lihat pasar berare malah dijadikan tempat sapi. Terus untuk apa pasar berare dibuat ? pagar pasar berare banyak yang bolong akibat sapi yang ada didalam pasar tersebut,dan parahnya pasar berare terdapat banyak kotoran sapi," ungkapnya. 

Gilang selanjutnya menceritakan tentang berdirinya pasar berare serta keadaannya. 

"Sejak sekolah dasar saya bangga bahwa Berare akan dibuatkan pasar, jadi masyarakat tidak perlu capek capek pergi ke kota untuk belanja, tapi malah jadi seperti ini, dulu pas saya masih SMA pasar Berare pernah dipakai untuk acara pasar malam, setelah tidak ada gunanya pasar Berare, hanya saja cuma ada satu orang yang berjualan dipasar Berare sampai sekarang," terangnya. 


Foto: kondisi pasar ditempati oleh sapi. 
Gilang mengungkap penyesalan terhadap berdirinya pasar ini dan menyanyakan siapa yang bertanggung jawab. 

"siapa yang akan bertanggung jawab atas semua ini, pasar pada dasarnya untuk mengembangkan ekonomi kreatif serta untuk jual beli barang-barang pokok, namun kondisi riil yang terjadi di tempati oleh sapi-sapi yang berjual beli dan dijadikan rumahnya," ujarnya. 

Baca juga: Alih Fungsi Terminal: Keberpihakan dan Efektivitas Tata Ruang Kota

Selanjutnya saya berharap agar pasar ini segera di aktifkan kembali dan di renovasi agar menjalankan fungsinya. 

"harapan saya yang pertama, semoga pemerintah segera mengaktifkan kembali pasar ini untuk seluruh masyarakat Berare dan sekitarnya, serta di renovasi menjadi pasar moderen dan kekinian," tutupnya. 

Reporter: Reza P
Editor     : Muslimin