Kekosongan Wakil Bupati Tanah Bumbu, Mantan Ketua Umum Himatanbu Malang Menilai Tanah Bumbu Sedang Tidak Stabil -->
Cari Berita

Advertisement

Kekosongan Wakil Bupati Tanah Bumbu, Mantan Ketua Umum Himatanbu Malang Menilai Tanah Bumbu Sedang Tidak Stabil

Jumat, 26 Oktober 2018

Sandi Feriawan, demisioner ketua umum himatanbu. 
Indikatorsumbawa.com - Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming menyatakan mundur dari jabatannya untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2019, (26/10/18).

"Langkah tersebut diambil sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPRD, DPD," kata dia di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

jika Bupati mengundurkan diri maka secara otomatis wakil bupati akan naik sebagai bupati dan wakil bupati akan dipilih atau diangkat oleh presiden melalui kemendagri atau diajukan oleh bupati kepada kemendagri dengan persetujuan presiden.

Hal ini membuat Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Tanah Bumbu Malang, Sandi Feriawan Angkat bicara " Semenjak bulan Mei 2018 Bupati Tanah bumbu sudah resmi mundur sehingga jalur administratif yang harus diambil adalah dengan naiknya wakil menjadi bupati seharusnya posisi wakil bupati harus diisi secepatnya. karena dengan kekosongan tersebut bisa berdampak pada persoalan keberlangsungan program dan visi misi yang diajukan pada masa kampanye sebelumnya.

selanjutnya sandi mengatakan bahwa pemerintah hari ini harus lebih cepat untuk mengambil langkah untuk mengisi kekosongan ini karena saya menilai jika tidak segera diisi pemerintahan akan berjalan tidak stabil soalnya hanya diisi oleh bupati tanpa didampingi oleh wakilnya.

sementara itu mengenai pengunduran diri bupati dinilai sudah sejalan dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPRD, DPD, menyatakan bahwa apabila mencalonkan sebagai anggota DPR yang saat ini masih aktif sebagai pejabat negara atau daerah, PNS, anggota TNI dan Polri, pengurus BUMN dan badan lain yang anggarannya bersumber keuangan negara maka seseorang harus menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya, dan hal itu tidak bisa ditarik kembali. tegas Mantan Ketua Umum Himatanbu tersebut. (Mi)