KKN 22 UMM Adakan Sekolah Avengers -->
Cari Berita

Advertisement

KKN 22 UMM Adakan Sekolah Avengers

Selasa, 22 Januari 2019

Korlur KKN 22 UMM, Wakid (kiri) saat mengisi sambutan di pembukaan Sekolah Avengers dan Koordinator Divisi Kepemudaan, Kokoh (kanan).
Indikatorsumbawa.com - Mahasiswa UMM yang tergabung dalam Kelompok KKN 22 Kelurahan Wiroborang baru saja menunaikan salah satu program kerjanya yang bernama Sekolah Avengers. Program ini sendiri rencananya berlangsung selama 2 minggu ke depan, serta ditutup dengan LA (Latihan Avengers) Galaxy di minggu ketiga.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar. Dengan di hadiri peserta sejumlah 10 orang, ini merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa. Mengutip perkataan Presiden Soekarno, maka 10 pemuda inilah yang nantinya akan mengguncangkan Kota Probolinggo, terkhusus Kelurahan Wiroborang. Doakan saja,” ungkap Kokoh Dwi Putera, selaku Koordinator Divisi Kepemudaan KKN 22, Senin (21/01/19).

Kokoh menambahkan bahwa Sekolah Avengers memiliki makna tersendiri dibalik namanya. Terinspirasi dari film superhero Avengers, maka Kokoh mengungkapkan harapannya untuk menghasilkan pemuda-pemudi yang hebat bersama-sama layaknya tim Avengers, bukan hebat sendirian layaknya Superman.

Dalam pembukaan Sekolah Avengers, Wakid Attamimi selaku Koordinator Kelurahan (Korlur) KKN 22 mengatakan bahwa zaman sekarang banyak pemuda yang sedang terlelap dalam tidurnya. 

“Pemuda dalam sejarahnya telah banyak berkontribusi dalam pembangunan bangsa ini. Takkan ada Indonesia Jaya ketika tak ada semangat dari para pemuda. Namun hari ini, arus globalisasi telah menekan pemudanya ke dalam zona konsumtif, hedonis, dan materialistik. Kita harus bangkit dan mengembalikan semangat pemuda, karena kemajuan telah menunggu,” ucap Wakid dengan penuh gelora.

Sekolah Avengers ini juga mendapat sambutan positif dari Kepala Kelurahan Wiroborang, Bapak Surianto.

“Saya sangat mengapresiasi upaya para mahasiswa UMM untuk mengaktifkan kembali pemuda-pemudi Wiroborang. Karang Taruna kami sudah vakum 5 tahun, karena tidak ada regenerasi. Makanya pasca kegiatan ini, kita akan langsung melakukan tindak lanjut dengan mengeluarkan SK kepengurusan yang baru dan mendesain kerja organisasi ke depan". (Min)