4 Seruan Aliansi Mahasiswa Ponorogo, Salah Satu menolak Ajakan People Power -->
Cari Berita

Advertisement

4 Seruan Aliansi Mahasiswa Ponorogo, Salah Satu menolak Ajakan People Power

Jumat, 17 Mei 2019

Aliansi Mahasiswa Ponorogo Yang Tergabung (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Ponorogo).

Indikatorsumbawa.com - Dengan melihat kondisi kebangsaan saat ini, setelah pemilihan umum 2019, terutama pemilihan umum presiden yang membagi bangsa ini menjadi dua kubu. Serta dengan kegaduhan para pendukung calon presiden dan wakil  di dunia nyata maupun dunia maya. Serta sikap saling tuduh yang menimbulkan ketidak percayaan antar pihak yang muaranya menuju gerakan anarkisme yang akan menimbulkan ancaman perpecahan bangsa dan negara serta keutuhan NKRI, jumat (17/05/19).

Maraknya postingan-postingan di media sosial serta seruan untuk ketidak percayaan terhadap penyelenggara pemilu, dengan arah yang akan memboikot penyelenggara pemilu dengan gerakan aksi masa atau dengan seruan people power yang diserukan oleh beberapa orang yang dianggap tokoh, maka kami aliansi mahasiswa Ponorogo mengecam dan menolak gerakan yang akhir-akhir ini menjadi panas di tengah masyarakat.

Gerakan people power juga selalu diserukan oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah Ponorogo pasca pemilihan umum serentak 2019. Di wilayah ponorogo juga para tokoh masyarakat, elit politik serta beberapa pejabat dengan sengaja melontarkan dan menyerukan people power untuk melawan hasil dari pemilihan umum tersebut, sedangkan hasil dari pemilihan umum belum secara resmi diumumkan.

Korlap aksi, Nugroho Febri menyampaikan dengan ini kami aliansi mahasiswa Ponorogo menyerukan:
1. Menolak ajakan people power yang saat ini tidak terima dengan hasil sementara yang belum diumumkan secara resmi.
2. Mengsuport KPU dan Bawaslu sebasgai mandataris legal dan sah secara konstitusi sebagai penyelenggara dan pengawas pemilihan umum 2019.
3. Menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menunggu pengumuman hasil resmi pemilu dari KPU dengan damai.
4. Menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersatu kembali setelah pemilihan dan pengumuman hasil pemilihan umum demi keutuhan bangsa serta NKRI.

Lebih lanjut Nugroho Febri menyarankan seluruh elemen bangsa untuk sama-sama memajukan bangsa dan negara. 

"Di bulan Ramadhan yang suci ini marilah kita bersama-sama muhasabah diri serta mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta kami meminta kepada seluruh elmen bangsa dan negara ini untuk kemajuan bangsa dan negara terutama melalui demokrasi. Mari bersama-sama mendukung KPU dan Bawaslu dalam menjalankan amanah konstitusinya", tutupnya. (Min)