DPK GMNI IISBUD Mendorong Pahlawan Lokal Untuk Di Ekspose -->
Cari Berita

Advertisement

DPK GMNI IISBUD Mendorong Pahlawan Lokal Untuk Di Ekspose

Minggu, 10 November 2019

Dewan pengurus komisariat GMNI IISBUD sarea. 

Indikatorsumbawa.com - Dalam rangka memperingati hari pahlawan, Dewan Pengurus Komisariat GMNI IISBUD SAREA mengadakan Talk Show dengan tema “ Memahami Dimensi Perjuangan (dulu dan sekarang) Untuk Membangkitkan Generasi Yang Beredukasi Untuk Cita-cita Negeri”. Talk Show yang dikemas santai di Kedai Roakawa ini [Minggu 10/11/19] membedah dimensi patriot dahulu dan sekarang.

Dendy Muhazan Ketua DPK GMNI IISBUD mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan sifat patriotisme yang harus ditanamkan bagi setiap insan anggota GMNI dan masyarakat Sumbawa khususnya. Saya berharap kader atau anggota GMNI IISBUD SAREA memiliki sikap yang diteladani dari patriot-patriot terdahulu dan hari ini, pungkanya.

Kegiatan gelar wicara ini turut dihadiri oleh pembicara seperti Junaidi, M.Pd (Tokoh Budaya), Firmansyah, S.Pd (Tokoh Sejarah/ Ketua Persatuan Alumni GMNI Sumbawa) dan juga Tokoh Milenial Miftahul Arzak, S.Ikom., MA sekaligus Rektor Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA).

Perbincangan yang cukup hangat tadi menemukan kendala dalam hal referensi sejarah Sumbawa yang minim sehingga menyulitkan untuk menentukan tokoh pahlawan lokal yang berada di Kabupaten Sumbawa.

Sejauh ini saya dan Pemerintah terus melakukan kajian-kajian akademis untuk menambah referensi sejarah Sumbawa secara komperhensif, namun dalam hal memahami sifat kepahlawan dalam perspektif budaya, kita harus kembali mengaktualisasikan nilai-nilai budaya hari ini untuk mengimbangi gerusan tekhnologi yang terus berkembang. Ungkap Junaidi, M.Pd yang juga Kabid Pembinaan Sekolah Dasar di Dinas DIKBUD Kab. Sumbawa.

Ketua PA GMNI Sumbawa Firmansyah, S.Pd mengatakan, kolaborasi pemahaman sejarah dan hari ini sangat bagus untuk menambah wawasan dan khasanah mahasiswa, jadi teman-teman GMNI harus sering-sering melakukan kegiatan seperti ini karena akan menambah wawasan dan khasanah. Sekaligus menjadi nilai tambah bagi kampus dan mahasiswa agar lebih dikenal oleh masyarakat.

Dikesempatan lain Rektor Instititut Ilmu Soial dan Ilmu Budaya Samawa Rea menjelaskan Pahlawan itu jangan selalu dipahami sebagai orang yang besar, pemuda-pemuda hari ini harus mengambil bagian dalam hal-hal terkecil saja yang terpenting bisa bermanfat untuk orang sekitar sebagai contoh melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini sudah bagus dan teman-teman GMNI Sumbawa harus tetap bermanfaat bagi sekitar, pungkas Pengurus Lembaga Adat Tau Samawa ini. [FAA]