Bupati Sumbawa Apresiasi Masjid Kampus dan PPG Urup Di Ortel -->
Cari Berita

Advertisement

Bupati Sumbawa Apresiasi Masjid Kampus dan PPG Urup Di Ortel

Selasa, 22 Juni 2021


Indikatorsumbawa.com - Kegiatan sosialisasi pembangunan Masjid Kampus Dan Pusat Pembelajaran Gratis (PPG) uRup oleh yayasan peneleh jang oetama (YPJO) mendapat apresiasi dari Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah. 

Dalam sambutannya diacara tersebut, Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi masjid kampus dan pusat pembelajaran gratis uRup di Daerah ini, tepatnya di Desa Kelawis, Kecamatan Orong Telu. 



Menurut H Mo, sapaan akrabnya, bahwa yayasan ini sangat concern dengan pendidikan keagamaan dan kebangsaan yang tentunya sangat dibutuhkan di Kabupaten Sumbawa. Untuk itu, Bupati berharap kegiatan ini juga disosialisasikan dilokasi tempat pembangunan masjid kampus dan pusat pembelajarab gratis uRup dengan melibatkan camat dan kepala desa. 

"Kegiatan apapun yang akan dilaksanakan agar selalu melibatkan camat dan kepala desa, sebab mereka adalah perpanjangan tangan dari pemerintah daerah ditingkat kecamatan," terangnya. 

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan agar kegiatan ini dapat diperlihatkan dalam tindakan nyata, sehingga masyarakat mendapatkan edukasi dari contoh-contoh yang diberikan. 

Dewan pembina YPJO, Dr Aji Dedi Mulawarman, menjelaskan bahwa terdapat tiga hal yang menjadi semangat YPJO dalam membangun kampus dan pusat pembelajaran gratis uRuf. Adapun ketiga hal tersebut yaitu panggilan spiritualitas, panggilan kebangsaan dan panggilan lokalitas. 

Panggilan spiritualitas yang dimaksud ialah karena Sumbawa merupakan tanah kelahiran salah satu ulama besar Nusantara yang merupakan guru dari Syaikhona Kholil Bangkalan, yaitu Syaikh Zainuddin at-Tepali. Jadi Yayasan Peneleh Jang Oetama merasa terpanggil, karena ada garis sanad keilmuan yang tersambung. Mulai dari Syaikh Zainuddin at-Tepali, Syaikhona Kholil Bangkalan, HOS Tjokroaminoto, Sosrokartono.

Selanjutnya, panggilan kebangsaan yang dimaksud ialah orientasi dari pembangunan Masjid Kampus ialah mengkonsolidasikan kekuatan pemuda dari berbagai latar belakang keilmuan, suku, ras, agama agar sama-sama memberikan kontribusi positif untuk mewujudkan Indonesia Zelfbestuur (mandiri).

Terakhir, panggilan lokalitas, Yayasan Peneleh Jang Oetama tidak ingin melihat semua hal di Indonesia bersifat Jawa sentris, termasuk pendidikan. Karena seharusnya pendidikan menjadi hak bagi semua golongan dimanapun berpijak di tanah Nusantara ini. Berangkat dari itu, Peneleh Jang Oetama ingin mewujudkan keadilan dalam menuntut ilmu di seluruh Indonesia, salah satunya dimulai dari Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Sementara itu, Koordinator YPJO Regional Sumbawa, Syukri Rahmat SAg, berharap dengan kehadiran YPJO di Sumbawa dapat membawa manfaat dan keberkahan yang besar untuk kemajuan dan kemaslahatan masyarakat kabupaten Sumbawa, dan Indonesia serta dunia pada umumnya. (Zan)