Gelar Audiensi Dengan Pemda Sumbawa, Aliansi BEM NTB Raya: Kami Merasa Kecewa!! -->
Cari Berita

Advertisement

Gelar Audiensi Dengan Pemda Sumbawa, Aliansi BEM NTB Raya: Kami Merasa Kecewa!!

Jumat, 25 Juni 2021

Foto. Audiensi Aliansi BEM NTB Raya Wilayah III Dengan Perwakilan Pemda Sumbawa


Indikatorsumbawa.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusa Tenggara Barat, BEM NTB Raya Wilayah III Sumbawa Besar dan Sumbawa Barat melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Kamis (24/06/2021) 


Dalam hal ini aliansi BEM NTB Raya Mengajukan Dua tuntutan permasalahan regional, terutama pada persoalan KEK Mandalika dan Lingkungan yang memang menindaklanjuti kembali terkait tuntutan pada Mimbar Bebas yang dilakukan pada Senin, 21 Juni 2021 kemarin,"


M Arif Rahman," selaku koordinator Aliansi BEM NTB Raya wilayah - III, mengungkapkan rasa kekecewaannya Pada proses berjalannya audiensi, dikarenakan hanya dihadiri oleh asisten satu Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang dinilai tidak mampu memberikan jawaban yang bersifat komprehensif dan mendasar terhadap lontaran pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa berdasarkan tuntutan yang disepakati,"


Di sisi lain dikarenakan pula Bidang-bidang yang seharusnya memiliki wewenang yang inheren untuk menjawab tuntunan tersebut, tidak hadir dalam pertemuan audiensi bersama mahasiswa perihal untuk memberikan penjelasan yang bersifat komprehensif kepada Mahasiswa." tegas Arif,


Sementara itu, sambung oleh kawan-kawan yang tergabung dalam Aliansi BEM NTB Raya pun turut penyampaian pula dan menegaskan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, dalam agenda dialog vertikal bersama mahasiswa, sebenarnya terlebih dahulu sudah menyiapkan segala bidang organisasi pemerintahan daerah perihal untuk memberikan informasi, keterangan, serta penjelasan yang substantif berdasarkan apa yang menjadi tuntutan dari mahasiswa itu sendiri,"


Maka oleh sebab itu, pernyataan yang disampaikan oleh pihak perwakilan birokrasi seolah-oleh hanya bentuk alibi saja, tidak kepada substansi. 


Tentu ini akan tetap menjadi kawalan bersama kedepannya sampai pemerintah daerah memberikan keterangan sejelas-jelasanya dan kesungguhan pemerintah didalam melihat persoalan ini.


Lanjut tutur (Kawan-kawan) yang tergabung pada Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusa Tenggara Barat Raya menegaskan akan tetap menjadi taring oposisi Pemerintah Daerah NTB, khususnya wilayah - III Sumbawa besar/barat, dalam hal ini produktif ataupun kontraproduktif nya kebijakan Pemerintah akan tetapi menjadi garda terdepan dalam mengawali segala bentuk kinerja pemerintah. (Zan)