Harlah Jokowi, Aliansi BEM NTB Raya Wilayah III Beri Kado Spesial -->
Cari Berita

Advertisement

Harlah Jokowi, Aliansi BEM NTB Raya Wilayah III Beri Kado Spesial

Selasa, 22 Juni 2021

Foto. Aliansi BEM NTB Raya Saat Melakukan Aksi Mimbar Bebas Di Jam Gadang. 


Indikatorsumbawa.com - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) NTB Raya, Wilayah III Sumbawa Besar dan Sumbawa Barat memberikan kado manis bagi Presiden Indonesia, Ir Joko Widodo, pada hari ulang tahunnya yang ke 60 tahun pada Senin (21/06) sore. 

BEM NTB Raya wilayah III Sumbawa menggelar aksi perotes. Aksi perotes yang diikuti puluhan Mahasiswa dari berbagai kampus di Sumbawa ini digelar di Bundaran Jam Gadang Sumbawa Besar dengan mengajukan sejumlah masalah, baik dalam skala nasional, regional dan lokal. 

Koordinator aksi, Laode dalam siaran persnya menyebutkan bahwa aliansi mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencabut Surat Keputusan (SK) 652 Tahun 2021 atas dinonaktifannya 75 pegawai KPK hanya karena Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang cacat formil. Pasalnya, secara substansi mengandung sara, terindikasi pelecehan dan mengganggu hak privasi dalam beragama.



Oleh karena itu, pihaknya juga mendesak Presiden Ir Joko Widodo untuk bertanggungjawab atas pelemahan KPK dengan merubah status pegawai KPK sebagai ASN.

“Kami menuntut ketua KPK Firli Bahuri untuk mundur dari jabatannya karena telah gagal menjaga integritas dan Marwah KPK dalam pemberantasan korupsi,” ujarnya

Selanjutnya terkait poin KEK Mandalika, aliansi mendesak Pemda Sumbawa untuk meminta transparansi data kepada Pemerintah Provinsi NTB dalam hal pemerataan ketenagakerjaan dan distribusi logistik dalam perhelatan MotoGP Mandalika mendatang. Dan terakhir soal isu lingkungan, aliansi mendesak Pemda Sumbawa dalam penegakan hukum kasus illegal logging berdasarkan pemberian kewenangan daerah provinsi kepada Pemda Sumbawa berdasarkan surat instruksi gubernur NTB tentang darurat illegal logging nomor 188.45 -75/KUM Tahun 2020

Pantauan di lapangan, aksi berjalan dengan tertib dan mendapat pengawalan ketat dari Kepolisian Resort Sumbawa Besar. (Zan)