Yayasan Peneleh Sumbawa Adakan Kegiatan Sosialisasi, Pelantikan dan Kuliah Umum -->
Cari Berita

Advertisement

Yayasan Peneleh Sumbawa Adakan Kegiatan Sosialisasi, Pelantikan dan Kuliah Umum

Senin, 21 Juni 2021


Indikatorsumbawa.com - Yayasan Peneleh Jang Oetama (YPJO) Regional Sumbawa sukses melaksanakan kegaiatan Sosialisasi, Pelantikan dan Kuliah Umum pada Senin (21/06) pagi, di aula Madilaoe, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, ialah Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq, Dewan pembina YPJO, Dr Aji Dedi Mulawarman, ketua yayasan YPJO, Dr Ari Kamayanti, OPD terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda yang ada di Sumbawa.


 

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci al-qur'an, do'a beserta sambutan dan dilanjutkan dengan pelantikan pengurus aktivis peneleh regional Sumbawa dan ditutup dengan kuliah umum kepemudaan dengan mengangkat tema "Realitas Pemuda Tanpa Jangkar Kebudayaan, (Berbudaya atau Bergaya)".

Dalam laporannya, Koordinator YPJO Regional Sumbawa, Syukri Rahmat SAg, berharap dengan kehadiran YPJO di Sumbawa dapat membawa manfaat dan keberkahan yang besar untuk kemajuan dan kemaslahatan masyarakat kabupaten Sumbawa, dan Indonesia serta dunia pada umumnya. 

Sementara itu, Dewan Pembina YPJO, Dr Aji Dedi Mulawarman, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa peneleh memiliki arti pilihan, dimana lembaga yang didedikasikan dalam menggerakkan ide dan upaya perubahan sosial kebudayaan menuju peradaban nusantara yang berketuhanan, adil, makmur dan sejahtera. 

Dijelaskannya, bahwa organisasi ini merujuk secara historis pada rumah Jang Oetama, HOS Tjokroaminoto, sang guru bangsa di jalan Peneleh, Surabaya. Bahwa dirumah itu, berkumpul anak-anak muda dan tokoh-tokoh pergerakan seperti H Agoes Salim, KH Wahab Chasbullah, Soekarno, Kartosoewirjo, Hamka,dan lain-lain, yang berdialektika dalam dialog relegiousitas dan kebangsaan dengan visi memerdekakan nusantara dari jajahan dunia. 

Sementara itu tentang masjid kampus dan pusat pembelajaran gratis uRup, dijelaskannya bahwa konsep ini diambil dari falsafah Uruf iku Urip (Jawa) yang artinya hidup harus tetap menyala dan memberikan kebermanfaatan bagi semesta alam. 

Dikatakannya, bahwa masjid kampus dan pusat pembelajaran gratis uRup ini dibangun sebagai sarana pendidikan non formal yang menghadirkan para Abdiguru yaitu dosen-dosen dari perguruan tinggi yang siap mewakafkan ilmunya tanpa dibayar. 

Dijelaskannya, bahwa terdapat tiga hal yang menjadi semangat YPJO dalam membangun kampus dan pusat pembelajaran gratis uRuf. Adapun ketiga hal tersebut yaitu panggilan spiritualitas, panggilan kebangsaan dan panggilan moralitas. 

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah, sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi masjid kampus dan pusat pembelajaran gratis uRup di Daerah ini, tepatnya di Desa Kelawis, Kecamatan Orong Telu. 

Menurut H Mo, sapaan akrabnya, bahwa yayasan ini sangat concern dengan pendidikan keagamaan dan kebangsaan yang tentunya sangat dibutuhkan di Kabupaten Sumbawa. Untuk itu, Bupati berharap kegiatan ini juga disosialisasikan dilokasi tempat pembangunan masjid kampus dan pusat pembelajarab gratis uRup dengan melibatkan camat dan kepala desa. 

"Kegiatan apapun yang akan dilaksanakan agar selalu melibatkan camat dan kepala desa, sebab mereka adalah perpanjangan tangan dari pemerintah daerah ditingkat kecamatan," terangnya. 

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan agar kegiatan ini dapat diperlihatkan dalam tindakan nyata, sehingga masyarakat mendapatkan edukasi dari contoh-contoh yang diberikan. 

Setelah sambutan Bupati, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus aktivis peneleh regional Sumbawa, yang ditandai dengan dibacakan ikrar pelantikan, pembacaan SK Kepengurusan serta proses ini disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir. 

Acara kemudian ditutup dengan kuliah umum oleh ketua YPJO, Dr Ari Kamayanti dengan mengangkat tema "Realitas Pemuda Tanoa Jangkar Kebudayaan, (Berbudaya atau Bergaya)". Kegiatan kuliah umum ini diikuti secara khidmat oleh seluruh tamu undangan yang hadir. (Zan)